Happy New Year Anies, 6 Fakta Dibalik Banjir Jakarta

 Happy New Year Anies, 6 Fakta Dibalik Banjir Jakarta

Banjir Terdasyat Rendam Jakarta (liputan6.com)

Menyoal perayaan malam pergantian tahun di Ibukota memang hebohnya nomor wahid. A Sayangnya, awal tahun kali ini tepatnya Rabu (01/01/2020) rumah warga Jakarta mendapat sambutan genangan air. Banyak warga Jakarta mengeluhkan bencana tersebut, simak 6 fakta dibalik banjir Jakarta.

Laporan BMKG

Banjir Bandang Rendam Rumah Warga Jabodetabek
Banjir Bandang Rendam Rumah Warga Jabodetabek (kompas.com)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Kemayoran merilis data yang menyebutkan  banjir kali ini lebih luas. Adapun faktor yang mempengaruhinya karena curah hujan ekstrem mengguyur Jabodetabek.

Ditinjau dari intensitas hujan sangat tinggi yakni 377 mm/hari tercatat. Angka tersebut ternyata dua kali lipat dari bata curah hujan ekstrim ukuran BMKG yaitu 150 mm/hari. Guyuran hujan juga berlangsung lama, mulai dari pukul 17.00 WIB, 31 Desember 2019 hingga pukul 11.00 WIB, 1 Januari 2020.

Tanggapan Dari Berbagai Elemen Masyarakat

Yayat Supriatna Pengamat Tata Kota
Yayat Supriatna Pengamat Tata Kota (reqnews.com)

Koordinator Advokat UPC, Gugun menanggapi (03/01/2020), “Tiap tahun terjadi, banjir skala kecil ataupun skala besar. Kalau per lima tahun itu bisa dibilang siklus, tidak dapat jadi patokan”. Ia juga menekankan bahwa banjir bandang terus melanda karena banyak lahan diperuntukan untuk kawasan komersial.

Selain itu, Yayat Supriatna seorang pakar Tata Kota menegaskan faktor penyebabnya ada pada audit tata ruang dan pembenahan drainase Jabodetabek. Sistem drainase sudah usang tersebut masih diandalkan untuk menangkal hujan ekstrem.

Baca Juga :  Topik Pilihan : Partai-partai politik menghargai pertemuan Jokowi-Prabowo

Keluhan Netizen Jakarta

Banjir Bandang Ibukota Mampu Menenggelamkan Mobil
Banjir Bandang Ibukota Mampu Menenggelamkan Mobil (aceh.tribunnews.com)

Beberapa netizen di Ibukota turut mengeluhkan bencana banjir Jakarta awal tahun ini. Seperti yang ditulis oleh postingan akun instagram @danar_25 mengatakan, baru kali ini rumahnya kena banjir setelah 25 tahun lebih tinggal di Jakarta.

Sementara itu, keluhan serupa juga ditulis oleh @nisaavo yang mengakui sudah tinggal di Jakarta selama 21 tahun. Dirinya dan keluarga diterpa bencana banjir yang luar biasa.

Tanggapan Presiden, Salahkan Pembuangan Sampah

Jokowi Turun Melihat Banjir
Jokowi Turun Melihat Banjir (foto.tempo.co)

Presiden Jokowi juga turun melihat banjir di Ibukota. Ia mengatakan penyebab utama dari banjir awal tahun 2020

karena rusaknya ekologi dan ekosistem. Jokowi juga menegaskan perilaku masyarakat membuang sampah tidak pada tempatnya.

“Ada pula disebabkan kerusakan ekosistem dan ekologi yang ada. Tapi juga karena karena kesalahan kita sendiri, membuang sampah dimana saja” imbuh Jokowi ketika diwawancarai awak media (02/01/2020).

Ini Kata Anies Baswedan

Anies Terjun Melihat TPA Yang Kebanjiran
Anies Terjun Melihat TPA Yang Kebanjiran (jakarta.bisnis.com)

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang turut memeriahkan pergantian tahun juga menanggapi banjir tersebut. Anies meminta BMKG agar lebih mencermati perubahan cuaca ekstrem. Jadi, warga dan pemerintah Jakarta bisa mengatasinya lebih dini.

Baca Juga :  Rencana Perluasan Ganjil Genap DKI Jakarta Meresahkan Masyarakat

“Dari data BMKG menunjukkan tempat dan volume air hujan sangat tinggi, sementara banjir ekstrem sudah terjadi”, ujar Anies. Ia mengaku ingin memfokuskan upaya menyelamatkan warga terlebih dahulu. Setelah evakuasi selesai, pemerintah daerah dan pemerintah pusat akan mendiskusikan penanggulangan banjir berdasarkan data yang dikumpulkan.

Lebih lanjut lagi ia menyebutkan, “karena kontributornya bervariasi. Banjir dari daerah karena masalah curah hujan, ada juga disebabkan karena ukuran saluran, dan faktor yang lain. Jadi, penyebabnya bukan single variable, tetapi multiple variable

Fakta Dibalik Banjir Jakarta, Berita Media Internasional

Berita Tentang 'Jakarta Flood' Oleh Media Internasional The Guardian
Berita Tentang ‘Jakarta Flood’ Oleh Media Internasional The Guardian (www.kompas.com)

Banjir Jakarta juga menjadi perhatian media internasional. Seperti The Guardian memberitakan banjir yang terjadi di Ibukota Indonesia. The Guardian menyebutkan banjir membuat PLN terpaksa melakukan pemadaman listrik pada lebih dari seribu wilayah Jabodetabek.

Tertulis pula dalam pemberitaan bahwa pemerintah telah mencari upaya menanggulangi banjir selama beberapa tahun belakangan. Media The Guardian juga menyebutkan komentar dari salah satu warga, Daniel mengungkapkan kecewa terhadap upaya pemerintah.

Pasalnya tiap tahun wilayah Jakarta selalu disambangi banjir saat musim hujan. Daniel mengungkapkan, “Saya hanya memiliki suatu harapan, meminta agar pemerintah dapat menyelesaikan masalah ini karena dampaknya ke banyak orang”.

Rosalina Pertiwi

Related post