Heboh Hashtag #CopotBudiKarya, Air Asia Manfaatkan Ini dengan Gelar Promo Gila-Gilaan

 Heboh Hashtag #CopotBudiKarya, Air Asia Manfaatkan Ini dengan Gelar Promo Gila-Gilaan

(Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya)

Naiknya tarif pesawat  ternyata membawa dampak panjang sekaligus meluas.  Tak hanya di ranah pemerintah namun juga di ranah ekonomi dimana masyarakat banyak mengeluh soal harganya yang melambung tinggi. Masyarakat merasa dirugikan karena fasilitas pesawat akan tetap sama namun mereka harus membayar jauh lebih tinggi dari harga sebelumnya.

Naiknya hashtag #CopotBudiKarya di media sosial kian heboh karena ucapannya yang mengharuskan masyarakat ikhlas akan tarif pesawat yang tetap mahal meskipun Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, sudah berkomentar mengenai hal ini.

Kendati demikian, salah satu maskapai penerbangan yang dikenal dengan berbagai promonya memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan berbagai  gerakan ‘invasi’ untuk menarik konsumen sebanyak-banyaknya. Penerbangan yang berpusat di Kuala Lumpur ini memberikan banyak keuntungan untuk setiap orang yang memakai jasa penerbangannya.

AirAsia saat ini sedang giat melancarkan program promonya yang bertajuk #AirAsiaBIGSale yang menawarkan 5 juta kursi gratis dengan 140 destinasi wisata menarik di dalamnya.

Tentu hal ini sangat menarik terutama untuk mereka yang senang bepergian dan juga menunjang berbagai perjalanan bagi semua

kalangan. Hal ini juga semakin dimudahkan terutama dalam metode pembayaran yang semakin bervariasi.

Baca Juga :  Tribune SUGBK, Haruskah Dipagari Layaknya Kandang Hewan?

Di tengah panasnya isu politik saat ini, AirAsia bisa tetap eksis di bisnis dunia penerbangan dengan strategi pasar yang mumpuni. Maskapai ini bisa membaca situasi dan kondisi ekonomi masyarakat Indonesia pada umumnya yang selalu gencar terhadap promo dan harga murah. Banyaknya ulasan positif dari konsumennya pun membuat eksistensi AirAsia tidak lagi dapat diragukan.

Namun semua itu juga tak lepas dari segala pertimbangan pihak maskapai tentang dampak positif dan negatif yang akan berpengaruh langsung pada perusahaan. Hal ini dirasa perlu dilakukan mengingat kehadiran AirAsia belum diterima oleh semua kalangan mengingat statusnya yang merupakan maskapai asing yang badan hukumnya berada di Indonesia.

Diharapkan, dengan kehadiran AirAsia ini, maskapai penerbangan lokal dapat mempelajari beberapa hal positif yang dapat diterapkan di sistem penerbangan mereka. Mengingat semakin tingginya persaingan baik dalam hal kepercayaan pengguna jasa penerbangan maupun tarif yang harus dirogoh dengan fasilitas yang tak kalah nyaman dengan maskapai eksklusif lain.

Ine Sulistiani

Related post