Perpres Mobil Listrik Diteken Jokowi, Mobil Listrik Ini Bakal Masuk Indonesia!

 Perpres Mobil Listrik Diteken Jokowi,  Mobil Listrik Ini Bakal Masuk Indonesia!

Perpres mobil listrik yang menuai pro dan kontra dikalangan menteri dan ditunggu-tunggu pengesahannya hampir 1,5 tahun nyatanya telah ditandatangani oleh Presiden JokoWidodo. Lebih tepatnya peraturan presiden mengenai mobil listrik diteken pada Senin (05/8/2019). Saat dijumpai sejumlah wartawan di Gedung ASEAN, Jakarta, ujar beliau “Oh sudah sudah saya tandatangani pada Senin pagi.”

Tanggapan Terhadap Perpres Mobil Listrik

Jokowi Saat Menanggapi Pertanyaan Wartawan
Jokowi Saat Menanggapi Pertanyaan Wartawan (nasional.kompas.com)

Harapannya setelah Perpres tersebut diresmikan dapat mendorong pelaku industri otomotif membangun usahanya sendiri.

Lanjutnya lagi, “60% dari mobil listrik itu kunci utama adalah baterai. Semua bahan pembuatan baterai dan kelengkapannya ada di negara kita. Sehingga strategi bisnis negara dapat dirancang agar dapat mendahalui pembangunan industri mobil listrik murah dan kompetitif.”

Sebelum resmi ditandatangani Presiden, perumusan perpres mobil listrik mengalami kendala terkait pro dan kontra dikalangan Kabinet Kerja.

Ignasius Jonan selaku Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ketika ditemui di Jakarta menyampaikan “Peraturan presiden ini telah ditunggu hampir 1,5 tahun, menimbulkan debat antara menteri yang tidakselesai. Ada kalangan pro mobil listrik, dan ada yang tidak setuju.”

Baca Juga :  Konsumen Otomotif Lebih Suka Transaksi Lewat Online Daripada ke Dealer

Toyota Bersiap Mendistribusikan Mobil Listrik

Mobil Elektrik Yang Disiapkan Oleh Toyota
Mobil Elektrik Yang Disiapkan Oleh Toyota (otomotif.kompas.com)

Toyota kabarnya telah menyiapkan dana sebesar Rp 28,3 triliun dalam rangka mengembangkan kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Hingga kini Toyota melakukan studi terkait model mobil yang tepat untuk dijual ke Indonesia.Toyota

kemungkinan akan masuk ke segmen mobil listrik multi guna seperti Low MPV, Low SUV, dan LCGC.

Executive General Manager dari PT Toyota Astra Motor, Fransiscus Soerjopranoto pada Selasa (6/8/2019) mengatakan, “Kami terus melakukan studi menentukan masuk ke mana. Apakah Market low yang memang besar. Namun belum tentu ke arah sana, karena jika membuat mobil hibrida di Market Low, akan bingung dihargai berapa?”

Ia mengatakan Toyota telah aktif melakukan edukasi terkait mobil elektrifikasi dari tiga tahun lalu. Dilihat dari GIIAS  kami telah ditampilkan secara terus menerus kendaraan Electric Vehicle (EV).

Sambutan Baik dari GAIKINDO

Menteri Keuangan Sri Mulyani didampingi Ketua Umum GAIKINDO
Menteri Keuangan Sri Mulyani didampingi Ketua Umum GAIKINDO (www.suara.com)

Terkait Perpres tersebut, Gaikindo atau Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia mengatakan sangat menyambut baik.

Dilansir dari Liputan6.com, Jongki Sugiarto merupakan Ketua I Gaikindo menyebutkan “Kami dari Gaikindo menyambut baik perihal Perpres Mobil Listrik. Karena benar-benar memperjelas aturan industri.”

Baca Juga :  Konsumen Otomotif Lebih Suka Transaksi Lewat Online Daripada ke Dealer

Sebelum mengambil langkah konkrit mengenai distribusi mobil listrik, akan dipelajari dahulu terkait Agen Pemegang Merek (APM). “Tentunya para APM dan Industri akan mempelajari dan antisipasi.” lanjutnya singkat.

Jongki masih enggan berkomentar tentang kesiapan APM dalam menghadirkan mobil listrik. Pasalnya, semua kembali kepada kebijakan yang ditetapkan masing-masing perusahaan.

Rosalina Pertiwi

Related post