Enzo Zens Allie, Prajurit Taruna Bedarah Perancis! Berikut 4 Fakta Lainnya Yang Perlu Kamu Ketahui

 Enzo Zens Allie, Prajurit Taruna Bedarah Perancis! Berikut 4 Fakta Lainnya Yang Perlu Kamu Ketahui

Enzo ketika ditanyai oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menggunakan Bahasa Perancis (FOTO: instagram/tni_angkata_darat)

Beberapa waktu lalu, masyarakat Tanah Air dibuat kagum dan bangga oleh Enzo Zens Allie. Remaja yang berusia 18 tahun tersebut diketahui berhasil lolos di Taruna Akademi Militer meski dirinya merupakan keturunan Perancis. Ditambah lagi, Enzo mengatakan dengan tegas bahwa dirinya ingin menjadi Prajurit Infanteri dan Kopassus. Fakta tersebut tentunya mengundang banyak ucapan selamat dan pujian pada Enzo.

Namun trending berita Enzo rupanya menjadi malapetaka baginya. Enzo diduga termasuk ke dalam ormas radikal melalui potret dirinya yang sedang memegang bendera khilafah di masa lalu. Hal ini tentu membuat Enzo terancam diberhentikan dari Akmil. Warganet juga banyak yang mengungkapkan kecewa akibat fakta tersebut. Tetapi selain hal tersebut, nyatanya Enzo memiliki beberapa fakta menarik seperti berikut.

View this post on Instagram

⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ 𝐄𝐧𝐳𝐨 𝐙𝐞𝐧𝐳 𝐀𝐥𝐥𝐢𝐞, 𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐘𝐚𝐭𝐢𝐦, 𝐋𝐮𝐥𝐮𝐬 𝐉𝐚𝐝𝐢 𝐓𝐚𝐫𝐮𝐧𝐚 𝐀𝐤𝐦𝐢𝐥 𝐈𝐧𝐠𝐢𝐧 𝐉𝐚𝐝𝐢 𝐊𝐨𝐩𝐚𝐬𝐬𝐮𝐬 ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ 𝒌𝒊𝒔𝒂𝒉 𝒔𝒆𝒍𝒆𝒏𝒈𝒌𝒂𝒑𝒏𝒚𝒂 𝒅𝒊 𝒘𝒆𝒃𝒔𝒊𝒕𝒆: ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ https://tniad.mil.id/2019/08/enzo-zenz-allie-anak-yatim-lulus-jadi-taruna/ ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ 𝑲𝒆𝒕𝒆𝒓𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒇𝒐𝒕𝒐: ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ 1. 𝑬𝒏𝒛𝒐 𝒃𝒆𝒓𝒔𝒂𝒎𝒂 𝒊𝒃𝒖 2, 3. 𝑬𝒏𝒛𝒐 𝒔𝒂𝒂𝒕 𝒑𝒂𝒏𝒕𝒖𝒌𝒉𝒊𝒓 𝒃𝒆𝒓𝒔𝒂𝒎𝒂 𝒑𝒂𝒏𝒈𝒍𝒊𝒎𝒂 𝑻𝑵𝑰 𝒅𝒂𝒏 𝑲𝒂𝒔𝒂𝒅 𝒔𝒂𝒂𝒕 𝒑𝒂𝒏𝒕𝒖𝒌𝒉𝒊𝒓 𝒅𝒊 𝑴𝒂𝒈𝒆𝒍𝒂𝒏𝒈 4, 6. 𝒃𝒆𝒓𝒔𝒂𝒎𝒂 𝑫𝒂𝒏𝒅𝒊𝒎 0503/𝑱𝑩 𝑳𝒆𝒕𝒌𝒐𝒍 𝑨𝒓𝒉 𝑱𝒂𝒕𝒎𝒊𝒌𝒐 5. 𝒔𝒂𝒂𝒕 𝑯𝑼𝑻 𝑻𝑵𝑰 𝒃𝒆𝒓𝒔𝒂𝒎𝒂 𝒂𝒏𝒈𝒈𝒐𝒕𝒂 𝑲𝒐𝒑𝒂𝒔𝒔𝒖𝒔 7. 𝑺𝒂𝒂𝒕 𝒍𝒂𝒕𝒊𝒉𝒂𝒏 𝑷𝒔𝒊𝒌𝒐𝒍𝒐𝒈𝒊 8. 𝑬𝒏𝒛𝒐 𝒁𝒆𝒏𝒛 𝑨𝒍𝒍𝒊𝒆, 𝑾𝒂𝒌𝒕𝒖 𝑻𝑲 𝒅𝒊 𝑬𝒄𝒐𝒍𝒆 𝑺𝒂𝒊𝒏𝒕 𝑱𝒐𝒔𝒆𝒑𝒉 𝒑𝒂𝒅𝒂 𝒂𝒄𝒂𝒓𝒂 𝒄𝒂𝒓𝒏𝒂𝒗𝒂𝒍 𝒅𝒊 𝑪𝒉𝒆𝒓𝒃𝒐𝒖𝒓𝒈 𝑭𝒓𝒂𝒏𝒄𝒆 𝒎𝒆𝒏𝒈𝒈𝒖𝒏𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒃𝒂𝒋𝒖 𝒍𝒐𝒓𝒆𝒏𝒈 𝒎𝒐𝒕𝒊𝒇 𝑻𝑵𝑰 ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ #𝑻𝑵𝑰𝑨𝑫𝑴𝒆𝒏𝒈𝒂𝒃𝒅𝒊𝑫𝒂𝒏𝑴𝒆𝒎𝒃𝒂𝒏𝒈𝒖𝒏𝑩𝒆𝒓𝒔𝒂𝒎𝒂𝑹𝒂𝒌𝒚𝒂𝒕 ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀

A post shared by TNI AD (@tni_angkatan_darat) on

1. Pulang ke Indonesia saat duduk di bangku SMP

Sejak kecil Enzo memang diketahui tinggal di Perancis. Namun saat menginjak bangku SMP, remaja berdarah Perancis-Indonesia ini pindah ke Indonesia secara permanen. Hal tersebut dikarenakan ayahnya, Jean Paul Francois Allie meninggal dunia di tahun 2012.

Sepulangnya ke Indonesia pun Enzo tidak berkecil hati atas kepergian ayah tercintanya dan melanjutkan studi serta bersikeras mengejar cita-citanya menjadi anggota TNI yang tumbuh saat dirinya duduk di bangku SMA. Hal tersebut diungkapkan oleh Deden yang menjabat sebagai Guru Kimia Enzo saat SMA.

Melalui kompas.com, “Kami bertemu selepas shalat Ashar berjamaah. Enzo menyampaikan

soal cita-citanya, ingin menjadi prajurit yang saleh. Itu buat saya merinding,” ungkap Deden ketika diwawancarai di SMA Al-Bayan, Anyer, Serang, Rabu (07/08/19).

Enzo dan Letkol Arh Jatmiko (FOTO: tribunnews.com)
Potret Enzo Zens Allie bersama Dandim 0503/JB Letkol Arh Jatmiko (FOTO: tribunnews.com)

2. Memutuskan menjadi WNI demi TNI

Rupanya mimpi Enzo menjadi Prajurit Infanteri dan Kopassus bukanlah omong kosong belaka. Untuk mengejar mimpinya, Enzo Zens Allie telah memutuskan untuk menjadi Warga Negara Indonesia sejak tahun 2018. Hal tersebut dibenarkan oleh Deden. Melalui wawancaranya, Deden mengatakan bahwa Enzo sempat ragu untuk memilih kewarganegaraannya karena ia masih memiliki keluarga di Perancis. Namun karena keinginannya untuk menjadi prajurit TNI sangat kuat, akhirnya ia pun memilih untuk menjadi WNI.

3. Menjadi santri teladan dan berprestasi serta fasih berbicara dalam 4 bahasa

Bukan hanya mimpinya yang membuat warganet terkejut, rupanya riwayat pendidikannya pun sempat menghebohkan dunia maya. Pasalnya setelah pindah ke Indonesia Enzo tidak bersekolah di Sekolah Negri melainkan di Pesantren yang terletak di Serang, Banten.

Disekolahnya tersebut Enzo dikenal sebagai salah satu santri teladan di kalangan guru dan teman-temannya. Bahkan Enzo juga diketahui menuai banyak prestasi seperti memenangkan medali emas pada kejuaraan Atletik Siswa di Kabupaten Serang dengan cabang olahraga renang.

Tidak sampai disitu saja, karena ternyata Enzo juga memiliki kemampuan berbicara dalam 4 bahasa termasuk bahasa Indonesia dan Perancis. Selain itu, remaja yang lolos di Taruna Akmil ini juga fasih berbicara dalam bahasa Arab dan Inggris. Salut ya!

Enzo Zens Allie (FOTO: tribunnews.com)
Potret Enzo saat dirinya duduk di bangku Taman Kanak-Kanak di Perancis (FOTO: tribunnews.com)

4. Terbukti tidak terkait dengan HTI

Sebelumnya kita telah mengetahui bahwa Enzo terancam diberhentikan karena isu yang menimpanya. Karena berita ini banyak warganet yang menyatakan kekecewaannya pada Enzo yang diduga terkait dengan ormas radikal karena fotonya di masa lalu. Namun ternyata warga Indonesia dapat bernafas lega. Meski memang sempat terancam diberhentikan, tetapi nyatanya Enzo tidak memiliki kaitan dengan HTI.

Fakta tersebut juga disampaikan oleh Deden lewat kompas.com. Ia mengatakan bahwa sekolahnya mengajarkan nilai-nilai NKRI seperti rutin melakukan upacara bendera hingga mengadakan mata pelajaran PPKN.

“Enzo tidak lah, bersih. Sudah jelas masuk Akmil saja lolos tes ideologinya. Enzo Pancasilais dan cinta NKRI,” ujarnya.

Nah itulah 4 fakta seputar Enzo Zens Allie yang perlu kamu ketahui. Lega rasanya mengetahui Enzo tidak jadi diberhentikan dari Akademi Militer. Bagaimana tidak? Pasalnya sangat langka menemukan remaja blasteran seperti Enzo yang benar-benar cinta pada Tanah Air. Salut!

Karina Tanjung

Related post

1 Comment

Comments are closed.