Papua Meminta Bantuan Pemerintah Dalam Memperkuat Jaringan Perdagangan Negara-Negara Pasifik

 Papua Meminta Bantuan Pemerintah Dalam Memperkuat Jaringan  Perdagangan Negara-Negara Pasifik

Pemerintah Papua telah meminta agar pemerintah pusat membantunya dalam memperkuat jaringan perdagangan dengan negara-negara tetangga di Pasifik, karena provinsi ini berupaya mempromosikan dirinya sebagai pusat perdagangan regional. Provinsi ini memiliki potensi untuk berperan dalam meningkatkan perdagangan dan melayani sebagai tujuan wisata bagi negara-negara di Pasifik, tetapi kurangnya akses transportasi dengan negara-negara tetangga merupakan tantangan, kata Gubernur Papua Lukas Enembe.

Lukas, yang baru-baru ini kembali dari Eksposisi Pasifik 2019 di Auckland, Selandia Baru, mengatakan ia telah membahas kemungkinan meningkatkan kemitraan perdagangan dengan Papua Nugini (PNG) dan menjangkau lebih banyak negara Pasifik. Namun, tanpa opsi transportasi langsung dari Papua ke Papua Nugini, yang berbagi perbatasan, masalah dengan imigrasi dan bea cukai tetap ada, katanya.

“Saya telah meminta pemerintah beberapa kali untuk membuka akses langsung ke dan dari Papua Nugini, apakah melalui darat, laut atau udara,” kata Lukas kepada The Jakarta Post. “Tetapi sampai sekarang tidak ada yang terjadi. Jakarta sangat lamban dalam menanggapi

permintaan kami. ” Lukas kemudian memanggil Jakarta untuk meningkatkan konektivitas antara Papua dan negara-negara tetangga dengan, misalnya, membuka akses transportasi langsung antara Timika, Papua, dan Cairns, Australia, atau Jayapura, Papua, dan Port Moresby, Papua Nugini, sementara Jayapura Pelabuhan bisa dirancang untuk kapal asing. Jika Jakarta mempertahankan kesunyiannya atas permintaan itu, Lukas mengatakan dia akan bergandengan tangan dengan pemerintah Papua Nugini dalam membangun transportasi langsung, yang pada gilirannya akan memungkinkan Papua untuk menjangkau lebih banyak negara di Pasifik.

“Saya telah menghubungi Perdana Menteri PNG James Marape untuk membahas rencana lebih lanjut,” kata Lukas. “Saya berharap Papua akan dapat memenuhi permintaan domestik PNG untuk beras, gula dan komoditas lainnya.”

Menanggapi permintaan pemerintah Papua, Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru, Tonga dan Samoa Tantowi Yahya mengatakan ia yakin bahwa pemerintah pusat akan mempertimbangkan proposal tersebut.

“Eksposisi Pasifik adalah upaya kami untuk membuka akses perdagangan antara wilayah timur Indonesia dan wilayah Pasifik,” kata Tantowi.

Wili Surya Nagara

Related post