6 Hal Penting Dalam Pidato Visi Jokowi

 6 Hal Penting Dalam Pidato Visi Jokowi

Jakarta, Taraf.ID – Joko Widodo menyampaikan pidato atas terpilihnya menjadi Presiden Indonesia periode 2019-2024. Saat Pidatonya Jokowi menyampaikan Visinya kedepan untuk membangun Indonesia yang baik dan benar. Berikut adalah Visi yang dipaparkan oleh Presiden terpilih Joko Widodo :

Melanjutkan Pembangunan Infrastruktur

Jokowi sudah dikenal dengan proyek infrastrukturnya, seperti pembangunan tol Trans-Jawa. Dalam pidato Jokowi mengatakan “Ke depan, kita akan lanjutkan dengan lebih cepat dan menyambungkan infrastruktur-infrastruktur besar tersebut, seperti jalan tol, kereta api, pelabuhan, dan bandara dengan kawasan-kawasan produksi rakyat. Kita sambungkan dengan kawasan industri kecil, sambungkan dengan Kawasan Ekonomi Khusus, sambungkan dengan kawasan pariwisata. Arahnya harus ke sana, fokusnya harus ke sana

Pembangunan Sumber Daya Manusia

Sumber Daya Manusia adalah pembahasan saat pidato pilpres yang hangat sebelumnya, kini Jokowi ingin lebih fokus dalam pembangunan SDM.  “Titik dimulainya pembangunan SDM adalah dengan menjamin kesehatan ibu hamil, kesehatan bayi, kesehatan balita, kesehatan anak usia sekolah” kata Jokowi.

Mengundang Investasi

Investasi luar negeri maupun dalam negeri sangat membantu pengembangan ekonomi Indonesi. Jokowi memaparkan pentingnya mengundang investasi untuk membuka lapangan pekerjaan. “yang menghambat investasi, semuanya harus dipangkas, baik perizinan yang lambat, berbelit-belit, apalagi ada punglinya! Hati-hati, ke depan saya pastikan akan saya kejar, saya kontrol, saya cek, dan saya hajar kalau

diperlukan. Tidak ada lagi hambatan-hambatan investasi karena ini adalah kunci pembuka lapangan pekerjaan” kata Jokowi.

Baca Juga :  Inilah Deretan Menteri Jokowi Periode 2019-2024

Reformasi Struktural

Birokrasi di Indonesia sangatlah lambat di era-era sebelumnya. Pemanfaatan teknologi masih sangat minim. Jokowi memaparkan untuk mempercepat birokrasi. Membuat usaha hanya perlu menggunakan Nomor Induk Berusaha, tanpa menggunakan TDP, SIUP. “Tolong ini dicatat karena kecepatan melayani, kecepatan memberikan izin, menjadi kunci bagi reformasi birokrasi kita. Akan saya cek sendiri! Akan saya kontrol sendiri! Begitu saya lihat tidak efisien atau tidak efektif, saya pastikan akan saya pangkas, copot pejabatnya” kata Jokowi.

Penggunaan APBN Yang Efektif

Banyak pejabat yang memanfaatkan APBN sebagai lahan untuk korupsi. Dalam pidatonya Jokowi menjamin penggunaan APBN yang fokus dan tepat sasaran. “Semuanya harus kita pastikan memiliki manfaat ekonomi, memberikan manfaat untuk rakyat, meningkatkan kesejahteraan untuk masyarakat” kata Jokowi.

Menjadi Negara Terkuat Di Dunia

Jokowi juga mengatakan penduduk Indonesia ada 267 juta jiwa yang mayoritas di usia produktif, negara dengan 17 ribu pula dan letak geo-politik yang strategis. “Kita harus optimis menatap masa depan! Kita harus percaya diri dan berani menghadapi tantangan kompetisi global. Kita harus yakin bahwa kita bisa menjadi salah satu negara terkuat di dunia” kata Jokowi.

Baca Juga :  Presiden Joko Widodo Dapat Jersey No Punggung 21 Di KTT ASEAN

TarafAdmin

Related post